Perbandingan Efektivitas Metode Praktikum dan Metode Konvensional Terhadap Pemahaman Siswa Pada Materi Tekanan Hidrostatis
DOI:
https://doi.org/10.51903/zcddn625Keywords:
metode konvensional, metode praktikum, N-Gain, pemahaman konsep, tekanan hidrostatis.Abstract
Pemahaman konsep tekanan hidrostatis merupakan aspek penting dalam pembelajaran fisika, namun sering dianggap sulit karena sifatnya yang abstrak dan membutuhkan visualisasi fenomena nyata. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk membandingkan efektivitas metode praktikum dan metode konvensional dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan model Non-Equivalent Control Group Design, melibatkan dua kelas XI SMA yang memperoleh perlakuan berbeda. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda diberikan pada tahap pretest dan posttest, dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon, Mann-Whitney, serta perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode pembelajaran mampu meningkatkan pemahaman siswa meskipun berada pada kategori kurang efektif. Rata-rata N-Gain kelas praktikum sebesar 48,1%, sementara kelas konvensional sebesar 49%. Meskipun perbedaannya kecil dan hasil uji Mann-Whitney menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antar kelas, metode praktikum menghasilkan peningkatan skor pretest–posttest yang lebih tinggi (16,8 poin) dibandingkan metode konvensional (13,6 poin). Hal ini mengindikasikan bahwa praktikum lebih membantu siswa, terutama yang memiliki kemampuan awal rendah, dalam membangun pemahaman konsep secara lebih konkret. Dengan demikian, meskipun peningkatan tergolong rendah, metode praktikum tetap direkomendasikan sebagai pendekatan yang lebih efektif dalam mendukung pemahaman konsep tekanan hidrostatis
Downloads
References
A, Q. D. P. P., Wahuni, A., & Suyudi, A. (2019). Analisis Pemahaman Konsep Fisika Siswa Pada Pokok Bahasan Fluida Statis. JIFP (Jurnal Ilmu Fisika Dan Pembelajarannya), 3(2), 68–75.
Engelhardt, P. V., & Beichner, R. J. (2004). Students’ understanding of direct current resistive electrical circuits. American Journal of Physics, 72(1), 98–115.
Korff, J. Von, Archibeque, B., Gomez, K. A., & Sorell, L. (n.d.). Secondary Analysis of Teaching Methods in Introductory Physics : a 50k- Student Study. 1–16.
Lisma, Kurniawan, Y., & Sulistri, E. (2017). Penerapan Model Learning Cycle (LC) 7E Sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman Konsep Aspek Menafsirkan Dan Menyimpulkan Pada Materi Kalor Kelas X SMA. JIPF: Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika, 2(2), 35–37.
Nisa, M., Munawaroh, F., Yasir, M., & Retno, Y. (2022). Analisis Miskonsepsi Siswa Pada Konsep Tekanan Zat Di Kelas Viii SMP Negeri 2 Bangkalan. NSER: Natural Science Education Research, 4(3), 183–192.
Ongga, P., Sanwaty, Y., Rondonuwu, F. S., & Kristiyanto, W. H. (2009). Konsepsi mahasiswa tentang tekanan hidrostatis. Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan, Dan Penerapan MIPA, 181–185.
Prasetyarini, A., Fatmaryanti, S. D., & Akhdinirwanto, R. W. (2013). Pemanfaatan Alat Peraga Ipa Untuk Peningkatan Pemahaman Konsep Fisika Pada Siswa SMP Negeri I Buluspesantren Kebumen Tahun Pelajaran 2012/2013. Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika, 2(1), 7–10. https://jurnal.umpwr.ac.id/radiasi/article/view/370
Pratiwi, A., & Wasis. (2013). Pembelajaran dengan Praktikum Sederhana untuk Mereduksi Miskonsepsi Siswa Pada Materi Fluida Statis Di Kelas XI SMA Negeri 2 Tuban. Jurnal Inovasi Pendidikan, 2(3), 117–120.
Purwanti, A. (2017). Keefektifan Metode Eksperimen Terhadap Keterampilan Proses dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VIII SMP. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Sains, 5(1), 77–88.
Sasmita, P. R., & Hartoyo, Z. (2020). Pengaruh Pendekatan Pembelajaran STEM Project-Based Learning Terhadap Pemaman Konsep Fisika Siswa. Silampari: Jurnal Pendidikan Ilmu Fisika, 2(2), 136–148. https://doi.org/https://doi.org/10.31540/sjpif.v2i2.1081
Selis, Artamevia, T., Ramdani, T., Efendi, V. A., Nugraha, Y. T., & Rahayu, E. T. (2023). Efektivitas Project Based Learning Dalam Kurikulum Merdeka Terhadap Kemampuan Teknik Dasar Permainan Bola Basket Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 5(1), 1118–1122.
Sujarwanto, E. (2019). Pemahaman Konsep dan Kemampuan Penyelesaian Masalah dalam Pembelajaran Fisika. Diffraction: Journal For Physics Education and Applied Physics, 1(1), 22–33.
Tubagus, M., Feby, E., Lubis, R., Manado, I., & Utara, S. (2024). Studi Komparatif Antara Pembelajaran Berbasis Proyek dan Metode Ceramah dalam Memperkuat Konsep Fisika Serta Kemampuan Pemecahan Masalah A Comparative Study Between Project-Based Learning and Lecture Methods in Strengthening Physics Concepts and Problem-S. Numbers : Jurnal Pendidikan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 2(3), 120–129.
Zikriana, T., & Zohdi, A. (2021). Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas X MA Safinatunnaja NW Repok Noak. 10(1), 24–33. https://doi.org/10.20961/inkuiri.v10i1.34219
Zulfa, S. I., Nikmah, A., & Nisak, E. K. (2019). Analisis Penguasaan Konsep pada Tekanan Hidrostatis dan Hukum Pascal Mahasiswa. Jurnal Fisika Indonesia, 24(1), 5–10.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.