Efektivitas Simulasi PhET dan Praktikum untuk Meningkatkan KPS Siswa pada Energi Terbarukan Pretest–Posttest
DOI:
https://doi.org/10.51903/942wpa09Keywords:
PhET Simulation, Practicum, , Pretest–Posttest, Renewable Energy, Science Process SkillsAbstract
Abstract. This study aims to analyze the effectiveness of the PhET Simulation and Practical Method in improving students’ science process skills on the topic of renewable energy. The research employed a quantitative approach using a pretest–posttest group design involving two tenth-grade classes. Class XE1 received treatment using PhET simulations, while class XE2 conducted hands-on practical activities. Data were collected through pretests and posttests consisting of indicators such as observing, interpreting, communicating, planning, predicting, evaluating, processing data, and drawing conclusions. The results show that both classes experienced an increase in science process skills, with PhET simulations showing improvement of lower-achieving students and practicum generating more evenly distributed learning outcomes. Descriptive statistical analysis, including mean, median, mode, standard deviation, highest and lowest scores, revealed significant improvements in both groups. Overall, the study concludes that both methods are effective, with PhET simulations excelling in conceptual visualization while practicum strengthens concrete scientific experience.
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Simulasi PhET dan metode Praktikum dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa pada materi energi terbarukan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest–posttest group design pada dua kelas X. Kelas XE1 diberi perlakuan menggunakan simulasi PhET, sedangkan kelas XE2 melakukan kegiatan praktikum. Data diperoleh melalui tes pretest dan posttest yang mencakup indikator mengamati, menafsirkan, mengomunikasikan, merencanakan, memprediksi, mengevaluasi, memproses data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode mampu meningkatkan keterampilan proses sains, dengan simulasi PhET lebih efektif bagi siswa berkemampuan awal rendah, sedangkan praktikum menghasilkan peningkatan yang lebih merata. Analisis statistik deskriptif berupa mean, median, modus, standar deviasi, nilai tertinggi, dan nilai terendah menunjukkan peningkatan signifikan pada kedua kelas. Secara keseluruhan, penelitian menyimpulkan bahwa kedua metode efektif, di mana simulasi unggul pada visualisasi konsep, sementara praktikum menguatkan pengalaman ilmiah nyata.
Downloads
References
Aktapianti, A. G., Darmaji, D., & Kurniawan, D. A. (2023). Analisis pentingnya keterampilan proses sains terhadap kemampuan berpikir kritis di SMA Se-Kecamatan Pemayung. Jurnal Pendidikan MIPA, 12(1). https://doi.org/10.37630/jpm.v12i1.542
Ammara Jauza, N., & Albina, M. (2024). Model dan pendekatan penelitian kuantitatif: Kajian filosofis, metodologis, dan aplikatif. QOUBA: Jurnal Pendidikan, 2(1), 1–12. https://doi.org/10.61104/qb.v2i1.280
Azhar, A., Irianti, M., & Rahmadhani, M. (2023). The effectiveness of the virtual lab-assisted guided discovery learning model on students’ science process skills. Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika. https://doi.org/10.21009/1.09104
Chotimah, A. N., Setyawarno, D., & Rosana, D. (2023). Effect of guided inquiry model by PhET simulations worksheet on science process skills and mastery of concepts. Journal of Science Education Research, 7(2), 100–105. https://doi.org/10.21831/jser.v7i2.63953
Elvanisi, A., Hidayat, S., & Fadillah, E. N. (2018). Analisis keterampilan proses sains siswa sekolah menengah atas. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 4(2), 245–252. https://doi.org/10.21831/jipi.v4i2.21426
Entang, E., & Utama, D. (2023). Design and evaluation of solar power plant–based learning media for renewable energy education in high schools. Journal of Counseling, Education and Society, 4(1), 32–39. https://jurnal.iicet.org/index.php/jces/article/view/4791
Entang, E., & Utama, J. A. (2023). Profil praktikum energi terbarukan di sekolah dan kebutuhan perangkat praktikum berbasis sel surya menurut perspektif guru fisika. Diffraction: Journal for Physics Education and Applied Physics. https://jurnal.unsil.ac.id/index.php/Diffraction/article/view/12808
Fitriani, A. (2024). Comparison of the effect of using virtual laboratory based on PhET simulation and real laboratory in improving mastery of electronic concepts of physics education students. Tekno-Pedagogi: Jurnal Teknologi Pendidikan, 14(2), 22–28. https://doi.org/10.22437/teknopedagogi.v14i2.37487
Hidayat, R., & Pramesti, N. (2019). Pengaruh penggunaan simulasi interaktif terhadap peningkatan pemahaman konsep energi pada siswa SMA. Jurnal Pendidikan Fisika Nusantara, 7(2), 101–110.
Khaldun, I., Magister, N. D., & Nur, S. (2018). Improving students’ performance by using science process skills in the high school physics curriculum grade X in Indonesia. Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, 4(1). https://doi.org/10.21009/1.05105
Ngadinem, N. (2017). Penggunaan media simulasi PhET untuk meningkatkan keterampilan proses sains. Jurnal Ilmiah WUNY, 1(1). https://doi.org/10.21831/jwuny.v1i1.26850
Purwana, I. G. P. E. S. (2025). Efektivitas pembelajaran fisika berorientasi guided inquiry berbantuan simulasi PhET terhadap pengembangan keterampilan proses sains siswa. Konstruktivisme: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 17(2). https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/konstruktivisme/article/view/4646
Purwanto, A. (2021). Statistik deskriptif dalam penelitian pendidikan. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, 9(2), 112–120.
Safitri, Y., & Susiyawati, E. (2024). Penggunaan aplikasi PhET untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMP pada materi tekanan zat cair. Eksakta: Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA, 9(2), 248–256. https://doi.org/10.31604/eksakta.v9i2.248-256
Sari, D., & Yuliana, R. (2020). Analisis statistik deskriptif pada hasil belajar sains siswa. Jurnal Kajian Pendidikan Sains, 6(1), 45–52.
Sari, M., & Lestari, D. (2020). Peran praktikum dalam mengembangkan keterampilan proses sains siswa pada materi energi mekanik. Jurnal Inovasi Pembelajaran Sains, 5(1), 45–54.
Setiadi, D., Kartowagiran, B., & Winarso, D. (2023). Eksplorasi pemberdayaan courseware simulasi PhET untuk membangun keterampilan proses sains siswa SMA. Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 18(1), 80–92. https://doi.org/10.17509/jpmipa.v18i1.36106
Siroj, R. A., Afgani, W., Fatimah, F., Septaria, D., & Salsabila, G. Z. (2024). Metode penelitian kuantitatif: Pendekatan ilmiah untuk analisis data. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(3), 11279–11289. https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i3.32467
Siti Fatimah, & Suryandari, K. C. (2023). Pembelajaran fisika melalui virtual laboratory berbasis PhET simulation untuk meningkatkan keterampilan proses sains mahasiswa pada materi listrik. Kappa Journal, 6(1). https://doi.org/10.29408/kpj.v6i1.5542
Susilawati, A., Yusrizal, Y., Halim, A., Syukri, M., Khaldun, I., & Susanna, S. (2022). The effect of using Physics Education Technology (PhET) simulation media to enhance students’ motivation and problem-solving skills in learning physics. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 8(3), 1166–1170. https://doi.org/10.29303/jppipa.v8i3.1571
Umroh, D., & Fauziah, A. N. M. (2023). Keefektifan lembar kerja siswa IPA SMP berbasis keterampilan proses pada materi pengukuran melalui pretest dan posttest. Pendidikan Sains e-Journal, 6(2). https://doi.org/10.26740/pensa.v6i02.24264
Wardani, A. T. D., & Rosdiana, L. (2022). Efektivitas simulasi PhET dengan model inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMP pada materi listrik dinamis. PENSA E-Jurnal: Pendidikan Sains, 10(2), 221–226. https://doi.org/10.26740/pensa.v10i2.44884
Yennita, Y., Yasuna, N., & Zulirfan, Z. (2023). Practicality of using alternative energy project media in high school physics learning. Journal of Indonesian Science Teachers. https://jist.ejournal.unri.ac.id/index.php/JIST/article/view/1046
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.