Efektivitas Pembelajaran Menggunakan Simulasi PhET Terhadap Peningkatan Pemahaman Konsep Momentum dan Impuls Siswa SMA
DOI:
https://doi.org/10.51903/rbfxzy74Keywords:
Simulasi PhET, Momentum dan Impuls, Pemahaman Konsep, Efektivitas Pembelajaran.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran menggunakan simulasi PhET terhadap peningkatan pemahaman konsep momentum dan impuls siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain pretest–posttest control group. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas XI, yaitu kelas eksperimen yang belajar menggunakan simulasi PhET dan kelas kontrol yang belajar melalui metode ceramah konvensional. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep berbentuk pilihan ganda yang mencakup tujuh indikator kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh rata-rata N-Gain sebesar 56% (kategori cukup efektif), sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 41% (kategori kurang efektif). Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan simulasi PhET lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa karena memberikan pengalaman belajar yang interaktif, kontekstual, dan mendukung proses konstruktivisme dalam pembelajaran fisika.
Downloads
References
Anggraeni, R. W., & Okyranida, I. Y. (2022). Pengembangan modul praktikum berbantuan PhET Simulation berbasis inkuiri terbimbing pada materi momentum, impuls, dan tumbukan kelas X SMA. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 18(2), 145–156.
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. New York: Longman.
Awan, R., Sarwar, M., & Naz, A. (2011). The effect of inquiry-based teaching on the achievement of students in physics. Asian Social Science, 7(8), 55–62.
Chotimah, C., & Festiyed, F. (2020). PhET Interactive Simulations untuk meningkatkan creative thinking melalui model Research Based Learning pada materi momentum dan impuls. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 6(1), 35–45.
Dahar, R. W. (2011). Teori-teori belajar dan pembelajaran. Jakarta: Erlangga.
Fauji, A., & Nuryantini, D. (2022). Analisis efektivitas metode ceramah dalam pembelajaran fisika di SMA. Jurnal Pendidikan dan Sains, 8(1), 55–63.
Hake, R. R. (1999). Analyzing change/gain scores. Department of Physics, Indiana University, 1–4.
Hasanah, N., & Hikmawati, H. (2025). Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan simulasi PhET terhadap hasil belajar fisika kelas XI SMAN 1 Lingsar. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(1), 44–53.
Hidayatin, S., & Verawati, N. N. S. P. (2022). Pengembangan perangkat pembelajaran berbasis PBL untuk meningkatkan penguasaan konsep fisika materi momentum dan impuls kelas X. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(3), 188–197.
Kemendikbud. (2016). Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Ladarna, M. (2021). Pengembangan LKPD berbasis laboratorium virtual simulasi PhET pada materi momentum dan impuls untuk tingkat SMA/MA. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Qalam, 9(2), 102–113. UIN Ar-Raniry Banda Aceh Repository.
Marshall, D., Smart, K., & Alston, J. (2017). Active learning through simulation: Student engagement and performance in physics. Journal of Science Education and Technology, 26(5), 457–469.
Nisa, R., & Lesmono, A. D. (2018). Analisis kesulitan siswa SMA dalam memahami konsep momentum dan impuls. Jurnal Pembelajaran Fisika, 7(2), 120–128.
Rais, R. A. (2022). Pengaruh model Discovery Learning berbantuan PhET Simulation terhadap hasil belajar siswa pada materi momentum dan impuls di kelas X SMA Negeri 1 Kualuh. Jurnal Inovasi Pembelajaran Fisika, 10(2), 78–86.
Rararati, P. A., Nuroso, H., & Kurniawan, A. F. (2024). Kajian literatur: Penggunaan simulasi PhET dalam pembelajaran fisika. Lontar Physics Today, 3(2), 87–96.
Safitri, R. (2017). Penerapan model Problem Based Learning berbantuan simulasi PhET untuk meningkatkan pemahaman konsep momentum dan impuls. Jurnal Pendidikan Fisika dan Aplikasinya, 7(1), 15–22.
Sudjana, N. (2011). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suhardiman, S., Asni, N., & Abrar, A. I. P. (2022). Meta-analisis pengaruh media simulasi e-learning PhET terhadap hasil belajar dalam pembelajaran fisika. Jurnal Pendidikan MIPA, 12(1), 77–86.
Tiyas, S. I. R. N., & Khusaini, K. (2024). Analisis penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media PhET di SMA Brawijaya Smart School Malang. Jurnal Ilmiah Nusa Edukasi, 12(1), 22–30.
Utama, R. (2025). Review software simulasi untuk pembelajaran fisika interaktif. Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako, 13(1), 21–31.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.